Engkling*
Halaman sekolah tujuan saat bel istirahat menggema
Ketika musim hujan, menelan korban; kapur
Mencari cuilan genting di pinggir tiang bendera
Terkumpul di kotak pertama
"Itu punyaku, ini punyaku, yang itu milikku,"
Suaru bukti kepemilikan
"Hompimpa layum gambreng"
"gambreng"
Ternyata aku mengawali lebih dulu
Permainan dimulai
Bergilir,
Kaki aku kerap menginjak garis
Entah, apa sebabnya dalam permainan nasibku selalu miris
Madiun, 26 Februari 2020
*engkling: engklek dalam bahasa Jawa.
Ludruk
Nenek bilang, "Ludruk, sikile gedruk-gedruk,"
Pertunjukan istimewa, di balai desa
Katanya, saat kecil aku dipangku menyaksikan pentas itu
Katanya, aku selalu bosan di tengah-tengah pagelaran
Merengek-rengek meminta jajan
Pikirku mulai berhamburan, kapan aku menjadi penonton?
Ludruk itu apa?
"Kamu lupa nduk, saat itu kamu masih balita," celetuk ibu.
Lalu, sekarang di mana aku menemukannya?
"Sekarang, lebih asik memainkan benda pipih di sakumu," sahutnya
Coba sekali saja buka situs budaya jangan hanya memposting status WA
Madiun, 26 Februari 2020
Tentang penulis:
Solu gadis berumur 17 tahun ini bernama asli Solu Erika Herwanda, lahir di Madiun, 26 November 2002. Hobinya menulis, dari diary menuju aplikasi word sering mengikuti event dan juga beberapa kali menjadi kontributor, pernah juga menjuarai lomba cipta puisi bertema NKRI. Beberapa puisinya menjadi antologi bersama di beberapa penerbit. Meski bukan anak sastra, sama sekali tak mematahkan semangatnya untuk terus berkarya dan bersaing. Bergiat di COMPETER Muda Indonesia dan COMPETER Cabang Madiun.
Ig : solu.ryka26


Tidak ada komentar:
Posting Komentar